Kebon Jeruk Jakarta Barat

Kelebihan Pon-Pes Terbuka Gratis Al – Isyraq

1. Mempunyai metode sendiri yakni Nahwu as-Ilatiy dan Sharaf as-Ilatiy, karya KH. Suherman Mukhtar, MA.

Umumnya banyak orang apalagi dizaman sekarang ketika mendengar kitab kuning yang terbayang adalah sulit, susah, rumit, pusing dan lain sebagainya untuk dapat membacanya, bahkan ada yang menyangka ketidak mungkinan untuk sampai dapat membacanya. Ini (Nahwu as-Ilatiy dan Sharaf as-Ilatiy, karya KH. Suherman Mukhtar, MA) adalah sebagai suatu solusi untuk itu semua, karena ia merupakan metode atau suatu cara cepat atau cara mudah agar dapat membaca kitab kuning, satu tahun insya Allah faham. Tentunya belajar dengan metode yang sudah disiapkan, bukan asal baca.

2. Gratis, alias tidak dipungut biaya sedikit pun.
Ini adalah upaya untuk mempermudah bagi siapa saja yang mempunyai semangat yang tinggi untuk belajar.

3. Di ajarkan ceramah dan diberi kesempatan praktek dimasyarakat atau berceramah di hadapan orang banyak.
Ini adalah agar ilmunya dapat diambil manfaat oleh banyak orang dan ketika sepulang dari pesantren lalu di suruh berbicara dihadapan masyarakat, maka tidak canggung lagi atau tidak gerogi lagi.

4. Di uji pada setiap persemester, baik ujian lisan maupun tulisan.
Ini adalah suatu upaya agar setiap santri yang lulus dari Pon-Pes al-Isyraq minimal mampu membaca dan memahami kitab kuning dengan baik sesuai dengan murad mushannif (yang dikehendaki penyusun).

5. Ada sistem remedial atau diulang bagi santri yang dianggap belum pantas naik.
Ini adalah upaya agar setiap santri mempunyai perhatian terhadap pelajarannya dan upaya untuk menjadikan santri yang berkualitas.

6. Di akhir semester atau pada semester 12 di beritugas untuk setiap santri agar membuat karya tulis.
Ini adalah upaya agar ada rangsangan untuk rajin menulis dan akhirnya bisa menjadi seorang ulama yang produktif.

7. Di ajarkan fikir (ilmu) dan dzikir.
Ini adalah upaya untuk membentuk insan kamil, manusia yang dinilai baik oleh Allah SWT, baik zhahirnya maupun bathinnya. Sehingga dengan demikian ia akan menjadi manusia yang dapat membanggakan dan harapan agama, bangsa, dan Negara.