Kebon Jeruk Jakarta Barat

Kajian Kitab Ihya ‘Ulumiddin ( 05 Februari 2015)

Posted by on Apr 26, 2015 in Ihya 'Ulumiddin | 0 comments

Oleh: KH. Suherman Muchtar, MA

MUKADDIMAH

بسم الله الرّحمن الّرحيم

Al-Imam Ghazali berkata di dalam kitabnya Ihya’ ‘Ulumiddin :

الْبَاعِثُ الثَّانِي : اَنِّي رَاَيْتُ الرَّغْبَةَ مِنْ طَلَبَةِ الْعِلْمِ صَادِقَةً فِي الْفِقْهِ الَّذِى صَلُحَ عِنْدَ مَنْ لاَ يَخَافُ اللّهَ سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى لِتَدَرُّعِ بِهِ اِلَي الْمُبَاهَاةِ وَ الاِسْتِظْهَارِ بِجَاهِهِ وَ مَنْزِلَتِهِ فِي الْمُنَافَسَاتِ, وَ هُوَ مُرَتَّبٌ عَلَي اَرْبَعَةِ اَرْبَاعٍ وَ الْمُتَزَيِّى بِزِىِ الْمَحْبُوْبِ مَحْبُوْبٌ فَلَمْ اَبْعُدْ اَنْ يَكُوْنَ تَصْوِيْرُ الْكِتَابِ بِصُوْرَةِ الْفِقْهِ تَلَطُفًا فِي اسْتِدْرَاجِ الْقُلُوْبِ, وَلِهَذَا تَلطَّفَ بَعْضُ مَنْ رَامَ اِسْتِمَالَةَ قُلُوْبِ الرُّؤُسَاءِ اِلَي الطِّبِّ فَوَضَعَهُ عَلَي هَيْئَةِ تَقْوِيْمِ النُّجُوْمِ مَوْضُوْعًا فِي الْجَدَاوِلِ وَالرُّقُوْمِ وَ سَمَّاهُ تَقْوِيْمَ الصِّحَةِ لِيَكُوْنَ اُنْسُهُمْ بِذَالِكَ الْجِنْسِ جَاذِبًا لَهُمْ اِلَى الْمُطَالَعَةِ وَالتُّلَطُّفِ فِى اِجْتِذَابِ الْقُلُوْبِ اِلَى الْعِلْمِ الَّذِي يُفِيْدُ الْحَيَاةَ الآبَدِ اَهَمُّ مِنَ التَّلَطُفِ فِى اجْتِذَابِهَا اِلَي الطِّبِّ الَّذِي لاَ يُفِيْدُ الاَّ صِحَّة الْجَسَدِ, فَثَمْرَةُ هَذَأ الْعِلْمِ طِبُّ الْقُلُوْبِ وَ الأَرْوَاحِ الْمُتَوَصِّل بِهِ اِلَي حَيَاةٍ تَدُوْمُ أَبَدَ الآبَادِ, فَأَيْنَ مِنْهُ الطِّبُّ الّذي يُعَالِجُ بِهِ لأَجْسَادَ وَ هِيَ مُعْرِضَةٌ بِاالضَّرُوْرَةِ لِلْفَسَادِ فِى أَقْرَبِ الآمَادِ ؟ فَنَسأَلُ اللّهَ سُبْحَانَهُ التَّوْفِيْقَ لِلرَّشَادِ وَ السَّدَادِ اِنَّهُ كَرِيْمٌ جَوَّادٌ.

Terjemah kitab:

“Adapun motivasi yang kedua : Aku melihat keinginan para pelajar yang gemar sekali terhadap ilmu fiqih, ilmu yang layak bagi orang yang tidak takut kepada Allah Swt, agar berbuat dengan ilmu itu untuk berbangga-bangga dan menampakan kemegahan serta kedudukan dalam perlombaan. Dan ilmu fiqih itu terbagi dari empat bagian, dan orang yang menghiasi dirinya dengan hiasan yang di sukai, tentu dia akan disukai. Maka aku tidak jauh dari mengarang kitab ini dengan bentuk fiqih karena berlemah lembut untuk menarik hati. Dan karena inilah sebagian orang yang ingin menarik hati pembesar-pembesar kepada ilmu kesehatan, bertindak lemah lembut, lalu membentuknya dalam bentuk Ilmu bintang dengan memakai ranji dan angka. Dan menamakannya Ilmu Taqwim kesehatan, supaya menjinakan hati mereka dengan cara itu menjadi tertarik kepada membacanya. Berlemah lembut menarik hati orang kepada ilmu pengetahuan yang berguna dalam kehidupan abadi adalah lebih penting dari pada berlemah-lembut menariknya kepada ilmu kesehatan yang faedahnya hanya untuk kesehatan jasmani belaka. Faedah pengetahuan ini ialah membawa kesehatan hati dan jiwa yang bersambung terus kepada kehidupan abadi, maka dimana ilmu kesehatan itu yang dapat mengobati tubuh kasar saja, yang akan hancur binasa dalam waktu yang tidak lama lagi. Kita memohon kepada Allah Swt akan taufiq bagi petunjuk dan kebenaran., sesungguhnya Allah maha mulia lagi maha baik”.

Penjelasan Pengasuh:

Diantara hikmah yang bisa kita petik dari penjelasan Imam Al-Ghazali, yaitu:

  1. Niat untuk mencari ilmu akhirat
  2. Kurikulum fiqih ialah: Ibadah, Muamalah, Munakahat, dan Jinayat.
  3. Melakukan sunah zaidah, yakni sunah yang jika seseorang mengerjakannya maka menunjuki atas cinta kepada Nabi Muhammad Saw. Namun jika meninggalkannya tidak berdosa dan tercela.
  4. Beliau menulis kitabnya tersebut seperti fiqih agar orang tertarik untuk mempelajarinya.
  5. Kebanyakan orang dimasa beliau lebih senang mempelajari ilmu perbintangan, tidak suka ilmu kedokteran.
  6. Beliau meminta agar diluruskan niatnya karena Allah Swt
  7. Bila ingin sesorang masuk dalam dakwah kita, maka tak kenapa kita masuk dalam kelompok atau tempat itu. Seperti cara dakwah yang dilakukan para wali songo yang bisa kita lihat banyak sekali umat muslim di Indonesia ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>