Kebon Jeruk Jakarta Barat

Gratis

Berawal dari perjalanan Pendidikan KH. Suherman Mukhtar, MA, waktu beliau ingin belajar Agama di Pondok Pesantren beliau tidak mempunyai uang yang cukup untuk masuk Pondok Pesantren, karena waktu itu orang tuanya termasuk berekonomi menengah kebawah jangankan masuk Pondok Pesantren buat makan saja sehari-hari pun pas-pasan. Akan tetapi karena tekat yang kuat dan semangat yang gigih yang diberikan oleh Allah SWT, coinsbeliau ingin sekali belajar Agama, taqdir Allah Alhamdulillah beliau bisa belajar Agama dengan ulama-ulama Jakarta dan bahkan yang beliau tidak sangka-sangka bisa kuliah di Perguruan tinggi UIN Jakarta sampai S2. Dua-duanya (SI dan S2) dalam bidang Fiqih. Beliau kuliah SI dan S2 dua-duanya dalam bidang fiqih, menurutnya agar lebih mapan atau lebih faham dengan baik dalam memahami fiqih.

Ini semua baik ongkos berangkat ngaji, membeli kitab-kitab buat ngaji, memberi sedekah buat guru, Pembayaran uang kuliah, baik uang pangkal maupun persemester ataupun lainnya dilakukan dengan uang sediri. Berawal dari sinilah, yakni merasakan susahnya mencari ilmu dan mencari uang beliau bercita-cita ingin menciptakan pendidikan yang gratis buat siapa saja, baik orang kaya maupun miskin, yang penting dia mempunyai semangat ingin belajar. Orang miskin sudah jelas kita gratiskan karena ia membutuhkannya, bagaimana dengan orang kaya; adalah karena sebagai hadiah bagi semangatnya yang tinggi terhadap belajar dan sebagai motifasi atau perangsang buat yang lainnya, karena ditangan merekalah bergantung kejayaan dan tidaknya Agama Bangsa dan Negara ini.