Kebon Jeruk Jakarta Barat

Cikal bakal

A. Cikal bakal

Pondok Pesantren Al-Isyraq adalah lembaga pendidikan yang berawal dari Majelis Ta’lim yang tersebar di wilayah Jakarta barat dan sekitarnya dengan nama yang berbeda-beda, kemudian pada tanggal 19 Dzulhijjah 1430/6 Desember 2009 Pada waktu Isyraq telah disamakan namanya dengan nama al-Isyraq

B. Asal mula tanah waqaf

library64KH. Suherman Mukhtar, SHI. MA. Berpindah dari tempat mertuanya kepejuangan yang masih di wilayah Kebon Jeruk, kemudian ketika di Kampung Pejuangan ia membangun rumah pribadi, setelah selesai membangun rumahnya beliau ditawarkan oleh saudaranya dari pihak istri yakni Bapak Masuri, SH dan Bapak Sadeli sebagai waqaf ibunya yakni Hj. Safurah untuk membangun Mushalla dengan luasnya: lebar 6.80 m kali panjang 5.25 m, kemudian Hj. Iyof (orang tua dari mertua Suherman Mukhtar SHI. MA) melihat lokasinya beliau merasa terpanggil hatinya untuk menambahkan luas tanah tersebut, padahal ketika itu ia sedang di tawarkan untuk pergi umroh, namun ia lebih memilih uangnya untuk membeli tanah dari Hj. Safuroh seluas 30 m², seharga seratus juta rupiah (Rp;100.000.000) yang diperuntukan untuk Pondok Pesantren sebagai waqaf dirinya dari pada umrah, Subhanallah.

Kemudian setelah itu pada tahun berikut tepatnya pada hari senin 06 Mei 2013/26 Jumadil Akhir 1434H atau pada pembangunan Ke-2 Pondok Pesantren Al-Isyraq mengadakan perluasan kembali dengan memperoleh tanah wakaf dari Bapak Masuri, SH Sadeli, Bapak Sadeli, Ibu Hj. Mastanah, dan Ibu Masiyah, begitupula murid-murid dan jama’ahnya yang lain juga tidak mau ketinggalan dengan mengikut sertakan diri mereka ikut dalam lelang waqaf berupa tanah dan bangunan permanen dua lantai dengan luas 30 m², yang dibeli dari adik Ibu Hj. Mastanah yakni Ibu Masiyah dengan harga Rp. 340.000.000 (Tiga Ratus Empat Puluh Juta Rupiah), Alhamdulillah dalam waktu tiga bulan lunas dari tanggal 25 November 2014 sampai tanggal pelunasan pada 25 Februari 2014 di Jakarta tepatnya di rumah kediaman KH. Suherman Muchtar, MA.